Hai itulah yang menjadikendala dalam kegiatan LDK ini. Hampir saja karena kekurangan pada bagian-bagian tersebut kegiatan ini di batalkan. Namun dengan kebijakanya, Mr Suparno Hadi P MM rela menunggu kami walaupun beliau ada pertemuan siang itu.
Izin sudah turun, semua peserta sudah pada pulang untuk persiapan kegiatan ini. Tepatnya tanggal 4-5 April 2009 di Area SMAN 1 Pati. Dalam kegiatan ini terdiri dari beberapa games yang dapat melatih jiwa kepemimpinan dari tiap-tiap peserta. Peserta terdiri dari 17 anggota angk-xxi, 3 org angk-xix, 3 org alumni dan panitia sejumlah 13 anak angk-xx dengan ketupel M.Prasetya Utomo. Namun kali ini, LDK tahun ini bertemakan Monopoly (Sesuai hasil mubes).
Sebelumnya mereka dibagi 3 kelompok dengan tiap anggota mengenakan sebuah pita. Pertama-tama mereka di beri modal 1000 point, untuk menembah point tersebut mereka harus memenangkan permainan yang telah di sediakan. Bila dalam permainan mereka gagal atau menyerah, akan di kenai denda 500 point. Lalu point2 yang telah di kumpulkan untuk apa….?
Game-game di mulai, Game 1 Gandengan Tangan yang… Gimana ya… pokok’e semua peserta dengan mudah melaksanakanya. Game 2 main ponco, ponco tersebut dilipat hingga kecil kemudian semua peserta naik di atasnya. Salah satu menjadi koordinator dan yang membalik posisi ponco tersebut. Game 3 Main bola ping-pong, bola tersebut di bawa dengan menggunakan pring yang tak beruas dengan cara menggelindingkan bola tersebut hingga masuk ke dalam pralon. Game 4, Bola pingpong yang masuk kedalam pralon (berlubang-lubang) tadi harus dikeluarkan dengan air dan harus menggunakan alat yang menempel pada tubuh. Pake Mulut, Pake Kaos kaki, pake sepatu, bahkan ada yang rela telanjang dada ngorbanin kaosnya.
Ishoma, makan-makan berjamaah and juga gak lupa sholatnya juga berjammah lhoe… Usai tuh Materi Ruang. Part 1 yaitu bedah buku AD/ART, di dalamnya mengatur pasal-pasal yang ada di PARESMAPA dari Z hingga A. Salah satunya tentang kegiatan-kegiatan, keanggotan, dan yang paling penting yaitu struktur organisasi dari Ketum hingga under-undernya. Part 2 yaitu tentang proposal, tentang bagaimana sistematika dalam membuat proposal, memanajemen pembuatan proposal dan hambatan-hambatan dalam pengajuan proposal.
Tepat pukul 22.00, semua lampu di SMAN 1 Pati di matikan hingga semua menjadi gelap. Game ini mereka membawa sebuah lilin melewati koridor-koridor SMAN 1 Pati. Namun gak masalah, Ada 8 DeathLock yang menjaga dan beberapa Dementor yang berkeliaran kesana dan kemari. Jadi peserta gak perlu takut.
Sebelum mereka sampai tempat pemberhentian, mereka harus melewati posny Valdo, Yeni, Vivi, Zaenuri. Ditiap-tiap pos mereka di tanyai tentang Siapakah yang kalian dapat ajak kerjasama ketika besok menjadi pengurus entah dari angk-xx ataupun-xxi. Mereka juga di suruh mengingat beberapa benda yang kurang berguna. Setelah semua selesai, dilanjutkan dengan renungan malam yang bertemakan sebuah perjuangan seorang ibu. Tidur……….

Keesokan harinya usai sholat subuh, langsung melanjutkan game berikutnya yaitu extreme journey. Mereka harus cari makan sendiri tiap kelompok, Entah bagaimana caranya dan mereka tidak boleh pulang kerumah/saudaranya. Sebelumya, mereka harus menyerahkan alat komunikasinya dan semua uang yang mereka bawa . Peserta cari makan, panitiapunjuga cari makan. Gak lupa para panitia juga makan berjamaah lho………
Usai itu dilanjutkan acara berikutnya yaitu the final game. Sebelum mereka memainkan game ini mereka harus membeli barang-barang yang akan dipergunakan untuk bermain dahulu yaitu taplak, triplek dan gelas akua. Mereka dapat menggunakan modal yang telah di dapat dari memenangkan game-game sebelumnya. Pada bagian ini akan lebih terlihat seperti suasana pasar monopoly. Hal itu karena hanya ada satu penjual barang dan barang tersebut tidak ada yang menjual selain di tempat itu. Hal itu memungkinkan penjual dengsn seenaknya menjual barang dan untuk membeli barang akan dibutuhkan antri yang cukup lama.
Ternyata modal yang mereka telah kumpulkan kurang, merekapun terpaksa harus meminjam modal di bank. Didalam bank tersebut tercantum pinjam 10 point= 1 komensasi.
Komensasi?

Mereka membagi berapa point yang harus di kenakan tiap individu. Bank tidak harus yang memberi komensasi tapi alumnus juga oleh membantu. Lihat aja tuh ada yang cari upil, ngukur luas lap basket pakai genggaman tangan, Ngumpulin sampah, hunting tanda tangan, menirukan gaya binatang, ngukur tempat duduk dengan jempol tangan, berpose dengan ribuan gaya, dan ada yang bilang kalo _u_e_ tu ganteng abizzzzzzzzz………



Akhirnya mereka dapat memainkan game terakhir nie…. Ada yang jadi sibuta dan ada yang jadi sibisu. Sibisu memberi tahu si buta yang memegang taplak agar berjalan kekanan, kekiri, kedepan, kebelakanga dengan sebuah isyarat. Posisi taplak di pegang si buta dengan ditengahnya di beri triplek dan diatasnya ditumpangi gelas akua yang diisi air. Jika air tumpah, si Bisu berlari mencari air . Mereka harus berjalan melewati rintangan yang telah di buat oleh panitia hingga finish. Hari sudah siang, game juga sudah berakhir, acara yang paling akhir yaitu sharing kegiatan LDK ini. Para peserta juga menyampaikan unek-uneknya berkaitan tentang kegiatan ini.
